Konversikan JavaScript ke Go menggunakan AI

Terjemahan kode sumber-ke-sumber dari JavaScript menggunakan AI melibatkan penggunaan teknik pemrosesan bahasa alami (NLP) dan algoritme pembelajaran mesin untuk menganalisis dan memahami kode sumber

Format keluaran

FAQ

Tantangan Terjemahan

Tantangan Contoh Sintaks JavaScript Contoh Sintaks Go Skor (1-10)
Pengetikan Dinamis let x = "Hello"; x = 5; var x interface{} = "Hello"; x = 5 8
Fungsi Kelas Satu const add = (a, b) => a + b; func add(a, b int) int { return a + b } 6
Pewarisan Prototip function Animal() {}; Animal.prototype.speak = function() { return "Roar"; }; type Animal struct {} 7
Pemrograman Asinkron async function fetchData() { await fetch(url); } go fetchData() 9
Sintaks Literal Objek const obj = { key: "value" }; obj := map[string]string{"key": "value"} 5
Penutupan const counter = () => { let count = 0; return () => { count++; return count; }; }; func counter() func() int { count := 0; return func() int { count++; return count; } } 7
Penanganan Kesalahan try { throw new Error("Oops!"); } catch (e) { console.error(e); } if err != nil { log.Println(err) } 6
Modul dan Impor import { myFunc } from './myModule.js'; import "myModule" 4
Metode Array const arr = [1, 2, 3]; arr.map(x => x * 2); arr := []int{1, 2, 3}; for i, v := range arr { arr[i] = v * 2 } 5
Penegasan Tipe let x = "Hello"; (x as string).length; var x interface{} = "Hello"; x.(string) 7

Pengetikan Dinamis

JavaScript adalah bahasa yang menggunakan pengetikan dinamis, memungkinkan variabel untuk menyimpan nilai dari tipe apa pun. Sebaliknya, Go adalah bahasa yang menggunakan pengetikan statis, memerlukan definisi tipe yang eksplisit.

Contoh JavaScript:

let x = "Hello"; 
x = 5; // Tidak ada kesalahan

Contoh Go:

var x interface{} = "Hello" 
x = 5 // Tidak ada kesalahan saat kompilasi, tetapi dapat menyebabkan panic saat runtime jika tidak ditangani dengan benar

Dokumentasi JavaScript tentang Tipe

Dokumentasi Go tentang Antarmuka

Fungsi Kelas Satu

JavaScript memperlakukan fungsi sebagai warga kelas satu, memungkinkan mereka untuk ditugaskan ke variabel, diteruskan sebagai argumen, dan dikembalikan dari fungsi lain. Go mendukung fungsi sebagai warga kelas satu tetapi memiliki sintaks yang berbeda.

Contoh JavaScript:

const add = (a, b) => a + b;

Contoh Go:

func add(a int, b int) int {
    return a + b
}

Dokumentasi JavaScript tentang Fungsi

Dokumentasi Go tentang Fungsi

Pewarisan Prototip

JavaScript menggunakan pewarisan prototip, memungkinkan objek untuk mewarisi properti dan metode dari objek lain. Go menggunakan embedding struct untuk perilaku mirip pewarisan.

Contoh JavaScript:

function Animal() {};
Animal.prototype.speak = function() { return "Roar"; };

Contoh Go:

type Animal struct {}

func (a Animal) Speak() string {
    return "Roar"
}

Dokumentasi JavaScript tentang Prototip

Dokumentasi Go tentang Struct

Pemrograman Asinkron

JavaScript memiliki dukungan bawaan untuk pemrograman asinkron dengan sintaks promises dan async/await. Go menggunakan goroutine untuk konkruensi.

Contoh JavaScript:

async function fetchData() {
    await fetch(url);
}

Contoh Go:

go fetchData()

Dokumentasi JavaScript tentang Fungsi Asinkron

Dokumentasi Go tentang Goroutine

Sintaks Literal Objek

JavaScript memungkinkan sintaks literal objek yang ringkas, sementara Go menggunakan peta untuk fungsionalitas serupa.

Contoh JavaScript:

const obj = { key: "value" };

Contoh Go:

obj := map[string]string{"key": "value"}

Dokumentasi JavaScript tentang Objek

Dokumentasi Go tentang Peta

Penutupan

Baik JavaScript maupun Go mendukung penutupan, tetapi sintaksnya berbeda secara signifikan.

Contoh JavaScript:

const counter = () => {
    let count = 0;
    return () => {
        count++;
        return count;
    };
};

Contoh Go:

func counter() func() int {
    count := 0
    return func() int {
        count++
        return count
    }
}

Dokumentasi JavaScript tentang Penutupan

Dokumentasi Go tentang Penutupan

Penanganan Kesalahan

JavaScript menggunakan try/catch untuk penanganan kesalahan, sementara Go menggunakan beberapa nilai kembalian untuk menunjukkan kesalahan.

Contoh JavaScript:

try {
    throw new Error("Oops!");
} catch (e) {
    console.error(e);
}

Contoh Go:

if err != nil {
    log.Println(err)
}

Dokumentasi JavaScript tentang Penanganan Kesalahan

Dokumentasi Go tentang Kesalahan

Modul dan Impor

JavaScript menggunakan modul ES6 untuk mengimpor/mengekspor kode, sementara Go memiliki sistem modul yang berbeda.

Contoh JavaScript:

import { myFunc } from './myModule.js';

Contoh Go:

import "myModule"

Dokumentasi JavaScript tentang Modul

Dokumentasi Go tentang Paket

Metode Array

JavaScript menyediakan sekumpulan metode array yang kaya, sementara Go memerlukan iterasi manual yang lebih banyak.

Contoh JavaScript:

const arr = [1, 2, 3];
arr.map(x => x * 2);

Contoh Go:

arr := []int{1, 2, 3}
for i, v := range arr {
    arr[i] = v * 2
}

Dokumentasi JavaScript tentang Metode Array

Dokumentasi Go tentang Slice

Penegasan Tipe

JavaScript menggunakan pengetikan dinamis, sementara Go memerlukan penegasan tipe yang eksplisit.

Contoh JavaScript:

let x = "Hello";
(x as string).length; // Penegasan tipe dalam TypeScript

Contoh Go:

var x interface{} = "Hello"
x.(string) // Penegasan tipe

Dokumentasi JavaScript tentang TypeScript

Dokumentasi Go tentang Penegasan Tipe